SEJARAH TAHUN BARU MASEHI

Oleh :

SYAFRI SALMI

( Mahasiswa PAI STAIN Batusangkar )

Tahun baru 2012 telah datang, banyak kita lihat  diberbagai penjuru orang – orang disibukkan dengan berbagai aktifitas untuk menyambut kedatangan tahun baru ini, tetapi tahukah kita semua sejarah dari apa yang dilakukan ini?

Tahun baru Masehi ini berawal dari sistem kalender Romawi kuno pada abad ke – 7 SM, yang sistem kalendernya telah mengalami beberapa kali revisi disebabkan kalendernya sangat kacau, karena mereka menetapkan bulan Martius ( Maret ) sebagai awal tahun, yang perhitungannya  berdasarkan  pengamatan munculnya bulan dan matahari.

Tahun baru Masehi ini pertama kali dirayakan pada tanggal 01 Januari ketika  Julius Caesar ditetapkan sebagai kaisar Roma 45 tahun Sebelum Masehi.

Setelah Julius Caesar ini ditetapkan sebagai kaisar Roma, dia mempunyai ide untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi kuno ini dengan sistem kalender Julian, dia dibantu oleh seorang ahli astronomi dari Iskandariyah yang bernama Sosigenes, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, seperti halnya  yang dilakukan oleh  orang-orang Mesir.

Akhirnya usaha Julius Caesar berhasil, dia berhasil merobah sistem penanggalan tradisional Romawi kuno ini menjadi sistem kalender Julian dengan  menetapkan nama – nama bulannya yaitu Januarius,Februarius, Martius,  Aprilis, Maius, junius, Quintilis,  Sextilis, September, October, November, December.

Dalam perjalanan, kalender yang telah ditetapkan Julius ini juga dilakukan perobahan – perobahan nama bulan, seperti bulan Quintilis dirobah menadi Julius ( Juli ), dan pengganti dari Kepemimpinan Julius Caesar, yaitu Kaisar Augustus  juga mengganti nama bulan Sextilis menjadi  Agustus. Setelah dilakukan perobahan ini, barulah kalender Julian ini ditetapkan dan digunakan secara resmi di Eropa dengan januari sebagai awal tahunnya.

Adapun Januari ditetapkan sebagai awal tahun karena dua alasan, yaitu :

Pertama, diambil dari nama dewa Romawi “Janus” yaitu dewa bermuka dua, satu muka menghadap ke depan dan yang satu lagi menghadap ke belakang. Yang  merupakan dewa  penjaga gerbang Olympus. Sehingga diartikan sebagai gerbang menuju tahun yang baru.

Kedua, karena 01 Januari jatuh pada puncak musim dingin. Di saat itu biasanya pemilihan consul diadakan, dan semua aktivitas umumnya diliburkan serta semua Senat dapat berkumpul untuk memilih Konsul, dan pada bulan Februariya konsul yang terpilih  ini diberkati dalam upacara menyambut musim semi yang artinya menyambut hal yang baru.

Sejak saat itulah tahun baru orang Romawi tidak lagi dirayakan pada tanggal 01 Maret, akan tetapi ditetapkan pada 01 Januari.

Berdasarkan maklumat yang dikeluarkan oleh Kaisar Theodosius pada tanggal 27 Februari tahun 380 M di Tesalonika dan dipublikasikan di Konstanti Nopel dengan menetapkan agama Kristen menjadi agama resmi negara kekaisaran Romawi Kuno, dan pada tahun 567 ikut merayakan Tahun Baru dengan cara mereka mengadakan puasa khusus serta ekaristi.

Umat kristen memberi nama kalender dengan nama kalender masehi, yang perhitungan bulan dan tahunnya berdasarkan kalender julian

Pada tahun 1582 M Kalender Julian diganti dengan Kalender Gregorian. Dinamakan Gregorian karena Dekrit rekomendasinya dikeluarkan oleh Paus Gregorius XIII, yang  disahkan pada tanggal 24 Februari 1582 M.

Kalender ini berisi tentang koreksi daur tahun kabisat dan pengurangan 10 hari dari kalender Julian.

Pada mulanya kaum protestant tidak menyetujui reformasi Gregorian ini. Termasuk juga dikalangan Katolik gereja ortodox juga bersikeras untuk tetap mengikuti Kalender Julian, yang  perayaan Natal dan Tahun Baru mereka berbeda dengan gereja Katolik Roma.

Akhirnya Pada tahun 1582 M Paus Gregorius XIII  merobah Perayaan Tahun Baru Umat Kristen dari tanggal 25 Maret menjadi 1 Januari. Itulah sejarahnya sampai sekarang, semua orang di seluruh dunia merayakan Tahun Baru umat kristen pada tanggal 1 Januari.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s